Bagiyopacker

Jombor: Ke Cileungsi, Aku Kan Kembali

YOGYAKARTA memang ISTIMEWA. Perjalanan singkat menggapai ilmu yang sudah direncanakan sejak jauh hari terasa mengesankan. Di tengah pandemi Covid 19 yang terjadi di Indonesia, panitia Pelatihan dari FK KMK UGM tetap menyelenggarakan kegiatan tatap muka dan webinar.

AHMAD.SUBAGIYO.COM – Selesai mengikuti acara hari pertama (Selasa, 10 Maret 2020), kegiatan disibukan dengan mencari tiket pulang Yogyakarta – Cileungsi. Pencarian tiket dilakukan aplikasi redBus di gawai pintar yang belum lama di-install. Kalau gak salah hitung, sedikitnya ada 30 pencarian yang dilakukan. Waktu keberangkatan, harga dan tujuan akhir menjadi patokan dalam mencari tiket. Utamanya adalah waktu karena acara Pelatihan Penulisan Penelitian Kebijakan Kesehatan Angkatan I di hari terakhir menurut jadwal selesai pada pukul 13:00 WIB. Sepertinya tidak ada jadwal dan tujuan akhir yang sesuai dengan yang diinginkan.

Sempat terpikir untuk beralih naik moda transportasi lain seperti kereta api dari Terminal Tugu. Alasan utama mencari alternatif kereta api adalah waktu keberangkatan yang lebih sore dibandingkan jadwal bus. Search-lah jadwal Trains melalui aplikasi Traveloka, yang logonya mirip logo Twitter. From Yogyakarta (YK) – To Jakarta (JKT-A) Departure Date Tuesday, 11 March 2020 Passengers 1 Adult, klik tombol SEARCH. Mulailah jari telunjuk geser layar gawai ke atas ke bawah selama beberapa menit. Waduh, harga tiketnya koq bisa mencapai dua kali lipat bahkan lebih bila dibandingkan dengan harga tiket bus. Betul, kereta api memang waktunya lebih cepat dan lebih nyaman untuk sebagian orang.

Akhirnya diputuskan menunda pencarian tiket untuk sementara waktu dan dilanjutkan dengan tidur siang menjelang sore. Rencananya setelah selesai tidur akan dilanjutkan pencarian tiket pulang (berharap mendapat petunjuk dalam mimpi). —Jangan lupa shalat, begitu pesan nenek. Karena di awal sudah berniat melakukan safar, maka shalat jamak qashar (Zhuhur dengan ‘Ashar dan Maghrib dengan ‘Isya’) bisa dikerjakan. Referensi: Khutbah Jumat: Bagi yang Belum Paham Jamak dan Qashar Shalat dan Ketika Safar Lebih Baik Menjamak Shalat ataukah Tidak? Baca ya, biar tahu kapan Taqdim kapan Takhir ya gais…

Oh iya genk, karena ini perjalanan dinas Bagiyopacker, saya sengaja mencari penginapan OTS alias On The Spot via Traveloka. Mengingat budget , gak tahu kenapa saya dapat penginapan yang comfort berupa Homestay (Ekost Karangjati 1) di wilayah Mlati, Yogyakarta tepatnya di Jalan Monjali, Ngemplak, Karangjati 137A RT 10 RW 38 (banyaknya banget yak RW-nya). Ini homestay saya rekomendasikan, cek aja review saya di Google Maps. Kalian bakal emezing kalau tahu berapa uang yang saya bayarkan untuk mendapat semua fasilitas yang ada, GOKIL.

Finally, dapatlah tiket bus Sinar Jaya FROM Yogyakarta (Yogya) TO Bekasi dengan harga tiket Rp. 160.000,- Dengan bermodal Point dari redBus, saya hanya perlu membayar Rp. 128.000,- dan Wallet saya mendapat tambahan point 30.000 (Penjelasan: 1 point = Rp. 1,-). Kenapa gak pilih Cileungsi langsung, kenapa mesti ke Bekasi? Karena tiket yang tersedia di aplikasi redBus, bus yang menuju ke Cileungsi berangkat pukul 12:00 WIB, sementara kegiatan yang saya ikuti selesai pukul 13:00 WIB. Berhubung di sekitar Jalan Monjali sulit ditemukan ATM BCA, maka pembayaran dilakukan melalui salah satu minimarket yang sudah menjalin kerjasama dengan redBus.

JOMBOR: KE CILEUNGSI, AKU KAN KEMBALI